Asisten I Setda Provinsi Riau bersama tim seusai menyerahkan draft kurikulum Mulok di Ditjen Dikdasmen Kemendikbud RI

Ajarkan Budaya Melayu, Pemprov Riau Diminta Optimalkan Guru Seni Budaya

Kamis, 7 Feb 2019 - 07:34:00 WIB
Dibaca 321 Kali

Jakarta - Senuju.com : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia meminta Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan mengoptimalkan peran guru seni budaya untuk mengajarkan budaya Melayu Riau di sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan sehubungan usulan Pemprov Riau memasukkan BMR (Budaya Melayu Riau) sebagai Mulok (Muatan Lokal) ke dalam kurikulum pendidikan di wilayah Provinsi Riau.

"Untuk jangka pendek Pemprov Riau harus mengoptimalkan guru seni budaya untuk mengajarkan Budaya Melayu Riau kepada anak didik. Untuk jangka pendek sebelum diakuinya Mulok BMR di Riau, Pemprov harus mengikuti kurikulum seni budaya yang saat ini dilakukan Kemendikbud. Setelah disahkan Permen Kurikulum BMR, baru BMR direalisasikan," kata Santi Ambarukmi, Kasubdit Peningkatan Kompentensi dan Kualifikasi Direktorat Pendidikan Dasar Menengah, Kemendikbud RI saat menerima tim dari Pemprov Riau yang dipimpin Asisten I Setda Prov. Riau, H Ahmad Syah Harrofie, kemarin di Jakarta.

Dalam pertemuan itu Asisten I didampingi Dr Junaidi, Kadis Kebudayaan Riau Raja Yoserizal Zen, Kabid SMA Disdik Riau, Hafes Timtim. Rombongan Pemprov Riau kemarin menyerahkan surat permohonan pengakuan Mulok BMR di Riau beserta draft kurikulum yang disusun dari LAM Riau.

Kurikulum yang terus dilakukan revisi dengan mendapat pendampingan dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan ini, akan mendapat pengakuan melalui Permendikbud RI. Namun demikian, meskipun program jangka pendek yang mengacu pada payung Seni Budaya, antara Pemprov dan Kemendikbud sudah bisa melakukan sertifikasi guru sehingga guru seni budaya merasa dilindungi dengan mendapatkan tunjangan profesi guru. Dengan pada program Seni Budaya, Pemerintah lebih mudah memberikan tunjangan profesi guru ketimbang membuka program yang tidak mengacu pada pusat.

Sementara itu untuk jangka panjang, menurut Santi harus dibuka program profesi guru bagi guru Mulok BMR di Provinsi Riau. "Masalah selama ini kan tunjangan yang harus didapat atas profesi guru Mulok BMR," jelas Santi.

Sementara itu Asisten I Setda Provinsi Riau mengharapkan persetujuan Mulok BMR segera direalisasikan, mengingat kebudayaan Melayu berpusat di Provinsi Riau karena sejalan dengan Visi Riau 2020, yaitu antara pemerintah dan masyarakat sepakat menjadikan Riau sebagai Pusat Kebudayaan Melayu di bentangan Asia Tenggara.

"Untuk mewujudkan impian ini tergantung dari SDM. Dan SDM itu lahir dari sekolah-sekolah. Makanya kita ngotot kurikulum Mulok BMR diakui," papar Ahmad Syah Harrofie.

LOBI MENDIKBUD

Seperti diketahui, Sabtu (2/2/2019) di saat kunjungan kerja Mendikbud Muhadjir Effendy ke Pekanbaru, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melobi Mendikbud agar Mulok BMR dpt dimasukkan ke dalam data pokok pendidikan sebagai rumpun tersendiri (budaya). Dengan demikian Mulok BMR, tidak berada dlm rumpun lain yg sudah ada, misalnya rumpun bahasa karena berbagai pertimbangan konseptual.

Menteri mengatakan bahwa gagasan Riau itu bisa menjadi model bagi muatan lokal Indonesia yang selama ini terpaku pada rumpun bahasa. Pasalnya, budaya mencakup semua hal kehidupan manusia yg berpunca pada nilai-nilai. Ia bersedia menerbitkan Permendikbud untuk itu. Sebagai catatan, sudah dua kali Riau berurusan dengan Mendikbud berkaitan dgn mulok ini. Sebelum ini, di Jakarta 21 Mei 2018, malah langsung disampaikan kepada Mendikbud. (***)




TAG :
tinggalkan komentar
berita terkait
PEKANBARU, Senuju.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan terima penghargaan Bintang Legiun Veteran dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), saat upacara memperingati Hari Pahlawan ...
TELUK KUANTAN, SENUJU.COM- Memperingati tahun baru Islam ke- 1440 H, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bekerjasama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) ...
TELUK KUANTAN, SENUJU.COM- Masyarakat Desa sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kunsing, menggelar 'Makan Basamo' usai pacu jalur evan nasional 2018. Itu merupakan bentuk rasa syukur ...
PEKANBARU, SENUJU.COM-Gempa bumi yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Ahad (5/8/2018) yang lalu, membuat sejumlah komunitas di Pekanbaru menggelar aksi penggalangan dana.Aksi ini ...
PEKANBARU, SENUJU.COM-Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Riau Yoserizal Zein optimistis Riau akan menjadi pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara pada 2020. Ini sejalan dengan Visi ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED