Daerah Sukses Kelolah Keuangan Lebih Baik

Rabu, 2 Jan 2019 - 15:57:00 WIB
Dibaca 96 Kali

KUANSING, Senuju.com - Tekad Kepala Badan Pengelolah Keuangan, Aset dan Daerah (BPKAD) Kuansing, Hendra AP MSi memperketat pengelolaan keuangan daerah berbuah manis. Pasalnya, Pemkab Kuansing tahun 2018 ini mengalami surplus pada APBD Kuansing.

"Alhamdulillah. Kuasing pada tahun 2018 ini, APBD mengalami surplus. Artinya, pendatapan lebih besar dari belanja daerah," ujar Kepala BPKAD Kuansing Hendra kepada wartawan di Telukkuantan, Selasa (01/01/2019) kemarin.

Peneriman pada APBD Kuansing 2018, katanya, sebesar Rp1.319.876.572.196.00. Sementara, belanja daerah sebesar Rp1.284.421.004.634.00. Sehingga, terdapat sisa belanja di kas daerah Rp35.455.567.562.00. Sementara, sebut Hendra, dari denda kegiatan terdapat penerimaan sebesar Rp2.428.000.000 dan UYHD penerimaan sebesar Rp6.579.194.348.00.

"Dan total dana yang tersedia di kas daerah di akhir tahun 2018 sebesar Rp43.962.761.810.00," ungkap pria yang akrab disapa Keken itu.

Kondisi ini, diakuinya, tidak terlepas dari manjemen pengelolaan keuangan daerah Kuansing dibawah kepemimpinan Bupati Drs H Mursini MSi dan Wabup H Halim. Karena diakuinya, dari awal tahun, Keken sendiri sudah melihat kondisi keuangan yang akan mengalami defisit.

"Maka, sesuai arahan Pak Bupati dan Wakil Bupati kepada kami di BPKAD selaku pengelola keuangan daerah supaya bisa mengambil langkah-langkah kongkrit untuk mengantisipasi hal tersebut. Dan kita mampu mengatasinya," jelas Hendra.

Angka defisit, diperkirakan Keken, awalnya Rp140 miliar. Dan atas dukungan DPRD Kuansing yang langsung dikomandoi Ketua DPRD Andi Putra SH MH, pihaknya berani mengambil langkah bagaimana bisa menekan belanja daerah dengan melakukan rasionalisasi dan mencoba meningkatan penerimaan.

"Dari angka Rp140 miliar tersebut secara berangsur bisa ditekan menjadi Rp80 miliar. Dan ini dapat ditutupi dari rasionalisasi berbagai kegiatan di masing-masing OPS dan mengoptimalkan penerimaan dari dana bagi hasil pusat maupun provinsi," diungkapnya lagi.

Dan dalam proses perjalanannya, kata Hendra, Sekda selaku Ketua TAPD Kuansing selalu memberikan arahan kepada anggota TAPD serta Bapenda untuk mengenjot pendapatan dan memperketat belanja OPD. Sehingga pengelolaan keuangan daerah bisa diperketat.

"Alhamdulillah, tahun anggaran 2018 ini tidak ada tunda bayar dan hutang-hutang telah selesai dibayarkan. Bahkan kita mengalami surplus. Ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik para pemangku kepentingan di Kuansing. Dan tidak lepas dari dukungan dari seluruh staf yang ada di BPKAD Kuansing," ucapnya.(Pedri) 




TAG :
tinggalkan komentar
berita terkait
KUANSING,Senuju.com - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustian pada (17/1/2019) kemarin melakukan penjajakan kerjasama pelatihan membatik ke ...
INHIL,Senuju.com - Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Fetival Kuliner Inhil Tahun 2019 beberapa waktu lalu diisi banyak kegiatan, salah satunya penyediaan tempat baca buku dengan ...
INHIL,Senuju.com - Komandan Kodim (Dandim) 0314 Inhil, Letkol Inf Adrian Siregar bersilaturahmi ke Kantor Bupati Inhil, yang disambut oleh Wakil Bupati Syamsuddin Uti, Kamis (17/1/2019).Selain bersilaturahmi, ...
INHIL,Senuju.com - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan secara resmi membuka Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Desa, Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) serta MoU Bidang Perdata ...

Sekda Inhil Tutup Turnamen Bola Voli di Pelangiran

Selasa, 15 Jan 2019 - 15:03:00 WIB
INHIL,Senuju.com - Bupati Inhil Drs HM Wardan MP diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil H Said Syarifuddin SE MP MSn menutup Turnamen Bola Voli PSM Cup Dusun ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED