Polisi Lakukan Rekontruksi Pembunuhan Fariz Anak PNS Kuansing

Senin, 26 Nov 2018 - 12:53:00 WIB
Dibaca 342 Kali

TELUK KUANTAN - SENUJU.COM : Polres Kuansing melakukan rekontruksi pencurian kekerasan yang berakhir dengan pembunuhan terhadap Fariz di Mapolres Kuansing, Senin (26/11/2018) pagi. Rekontruksi dengan sekitar 30 adegan tersebut sempat tegang karena tersangka AM dan WD berbeda pengakuan saat ditanya polisi.

AM dan WD bersitegang saat polisi menanyakan kepada WD, apakah dirinya pernah melihat motor dan korban sebelumnya. WD menjawab, belum pernah. Pengakuan WD tersebut dibantah oleh AM bahwa sepekan sebelumnya mereka sudah merencanakan motor korban. Bahkan pengakuan WD, dirinya sempat melarang AM untuk tidak mengbil motor korban. Namun AM membantah pengakuan WD.

Dari hasil rekontruksi tersebut, AM melakukan pembunuhan sendiri terhadap Fariz dengan menggunakan pisau. Pengakuan AM, sebelum merampas motor Fariz, AM terlebih dahulu menusuk leher korban dua kali. Setelah itu AM menyeret Fariz dan membuangnya ke Sungai Kuantan.

Setelah dipastikan meninggal, AM langsung menukar baju yang sudah disiapkan dari rumah dan melarikan motor korban menuju rumah WD di Kari. Karena WD tidak berada dirumah, AM langsung menuju Pangean. Sesampai di Pangenan, keduanya bertemu di lapangan bola. Setelah berumbuk, keduanya meluncur ke rumah AS yang berprofesi sebagai penadah di Batu Rijal.

Saat transaksi, AS sempat bertanya kepada WD dan AM terkait harga motor yang akan dijual tersebut. WD meminta Rp6 juta. Dan setelah nego, akhirnya ditetapkan harga motor tersebut sebesar Rp5 juta, dengan cara diangsur.

Terkait hukuman tersangka, Kapolres Kuansing, AKBP Muhammad Mustofa SH MSi melalui Kasat Reskrim AKP Andi Cakra saat dikonformasi wartawan, Senin (26/11/2018) mengatakan bahwa ketiga tersangka dikenai pasal berbeda.

"Untuk tersangka AM, bisa dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. Sedangkan WD, dirinya pernah melalukan pencurian ditempat lain. Nanti kita kenakan pasal berlapis," ujar Andi didampingi Kasubag Humas Kadarusmansyah dan Arry Elyon Andra. (***)


Laporan : Pedri




TAG :
tinggalkan komentar
berita terkait
INHIL, Senuju.com - Kasus penyerobotan lahan yang dilakukan perusahaan raksasa PT Tabung Haji Indo Plantation (PT. THIP) terbukti serobot lahan petani Desa Tanjung Simpang, Kecamatan ...
INHIIL, Senuju.com - Keberhasilan kembali dituai oleh Tim Sat Res Narkoba Polres Inhil dalam mengungkap peredaran narkotika diwilayah Hukum Indragiri Hilir. Pasalnya pada Rabu sore (28/11/2018) ...
INHIL, Senuju.com - Sat Res Narkoba Polres Indragiri Hilir tak pernah berhenti berperang melawan peredaran narkotika di Negeri Hamparan Kelapa Dunia.Kali ini sekira pukul 07.05, Satuan ...
PEKANBARU - SENUJU.COM :  Sampai saat ini, Polda Riau masih menindak lanjuti kasus dugaan penipuan dan penggelapan hasil pamen petani sawit di Kabupaten Rokan Hulu, ...
PELALAWAN, Senuju.com - Nasib malang menimpa Siska Lestari (26) dan adiknya Martia Tri Utami (21). Kedua pengendara sepeda motor tersebut tewas ditabrak truck Colt Diesel yang ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED