Disaksikan langsung Sekdakab Inhil Said Syariduddin, Kepala Bappeda Inhil T Jauhari serta Profesor Wisnu (rambut putih), Bupati Inhil HM Wardan menandatangani kesepakatan dengan Profesor Wisnu

Dijadwalkan ke Thailand, Wardan Memilih ke Depok, Kenapa?

Kamis, 30 Agu 2018 - 14:35:00 WIB
Dibaca 617 Kali

TEMBILAHAN - SENUJU.COM : Setelah mengonsepkan dengan matang tentang Program Kelapa Terpadu, tanpa menunggu lama-lama Pemkab Inhil langsung bergerak untuk memulainya. Dipimpin oleh Bupati HM Wardan, Sabtu (25/8/2018) lalu, Pemkab Inhil langsung membuat pertemuan dengan Profesor Wisnu Sardjito di Depok.

Walaupun sebenarnya di hari yang sama HM Wardan dijadwalkan untuk hadir di Thailand, tapi dia lebih memilih untuk melakukan pertemuan dengan Profesor Wisnu yang merupakan ahli kelapa dunia itu. Sebab, menurut HM Wardan, pertemuan ini merupakan salah satu jalan bagi mewujudkan cita-citanya mengangkat perekonomian masyarakat kelapa Inhil.

"Saya tak jadi ke Thailand. Saya mau ke Depok bertemu Prof Wisnu. Disana Insyaallah kita akan merumuskan apa langkah konkret yang akan kita lakukan bagi cita-cita kita mengangkat masyarakat kita yang lebih dari 70 persen bergantung pada kelapa," kata Wardan saat bertemu dengan Senuju.com beberapa hari menjelang keberangkatannya ke Depok.

Ucapan yang dikeluarkan Wardan ternyata memang tak main-main. Bertemu dengan Sang Ahli Kelapa Dunia yang merupakan Pimpinan Improvement Institut dan juga Pimpinan The Green Coco Island, akhirnya rencana Pemkab Inhil tentang Program Kelapa Terpadunya maju selangkah lagi.

"Alhamdulillah kita atas nama Pemkab Inhil telah sepakat untuk secara bersama membangun Agroindustrial Export Cluster atau kawasan agroindustri maju di bidang kelapa," ungkap Wardan sepulang dari Depok.

Pada kesepakatan yang telah ditandatangani itu ada beberapa point penting yang akan dilakukan Pemkab Inhil bersama pihak PT Improvement Institute. Pertama adalah Percepatan Pembangunan Sektor Industri Kelapa, Operasi, Supply Chain, Mesin dan Energi Terbarukan. Kedua adalah meningkatkan kemampuan SDM di jajaran pemerintahan dan masyarakat Inhil dalam pengembangan perkelapaan guna memperoleh nilai tambah.

Pada poin ketiga adalah peningkatan kebijakan riset dan development. Keempat adalah pengembangan investasi sektor agrobisnis kelapa. Lalu yang kelima adalah meningkatkan dan mengembangkan marketing dan trading produk-produk olahan kelapa dan turunannya.

"Insyaallah inilah yang akan kita lakukan secara bersama guna mendukung Program Kelapa Terpadu yang telah kita tekadkan untuk mengangkat perekonomian masyarakat kita. Hal ini sudah mencakup mulai dari hulu hingga hilirnya," terang Wardan.

Sekdakab Inhil, Said Syarifuddin, yang turut mendampingi HM Wardan saat penandatanganan kesepakatan itu menjelaskan bahwa dengan ini nantinya diharapkan akan tumbuh industri-industri baru di bidang kelapa di seantero Inhil. Tumbuhnya industri ini bahkan langsung di back up dengan jaminan pasar jualnya.

"Namun hal ini tentu harus kita lakukan bertahap. Makanya kita harapkan dukungan semua pihak agar konsep yang telah kita siapkan secara matang ini dapat berjalan baik sehingga sebagaimana harapan seluruh masyarakat Inhil, agar para petani kelapa dapat meningkatkan ekonominya," pinta Said.

Untuk diketahui, sebagai ahli kelapa dunia, Profesor Sardjito bahkan telah menyatakan kesanggupannya untuk bertempat tinggal langsung di Inhil untuk sementara, guna dapat langsung mengawal jalannya program ini. Dia sendiri saat ini memiliki formulasi untuk mengembangkan kelapa hingga 1600 turunan. Diharapkan dengan pengawasannya secara langsung nantinya dapat ditemukan produk yang tepat yang akan dikembangkan di Inhil.(***)

Laporan : Safari Ar Riziq




TAG :
tinggalkan komentar
berita terkait
INHIL, Senuju.com - Anjloknya harga kelapa yang tak berimbang lagi terhadap kubutuhan pokok turut menjadi perhatian Komisi IV DPRD Kabupaten Indragiri Hilir yang membidangi masalah kesehatan, ...
KUANSING, Senuju.com - Menjelang akhir tahun 2018 dan menyambut perayaan Natal, permintaan terhadap sembako di kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) biasanya terjadi peningkatan, namun peningkatannya tidaklah ...
TELUK KUANTAN - SENUJU.COM : Setelah menjalankan tugasnya sebagai ASN selama lebih kurang 32 tahun, tepat 1 Desember mendatang, H Argausman akan mengakhiri masa tugasnya.Argausman ...
INHIL, Senuju.com - Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Inhil, H Muhammad Wardan dan H Syamsuddin Uti menyampaikan Visi dan Misi pembangunan periode 2018-2023 dalam rapat Paripurna ...

Bantuan Beras Rastra di Ganti Dengan BPNT

Kamis, 22 Nov 2018 - 15:29:00 WIB
TELUK KUANTAN - SENUJU.COM : Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) melakukan Lounching program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED