Sampah Dikelola Swasta, Bagaimana Nasib 'Pasukan Kuning' di Pekanbaru?

Senin, 18 Des 2017 - 10:16:31 WIB
Dibaca 232 Kali

PEKANBARU, SENUJU.COM - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru memastikan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada ratusan tenaga harian lepas yang kini bertugas sebagai "pasukan kuning" di ibukota Provinsi Riau tersebut.

"Tidak ada (PHK). Kita minta pemenang tender untuk memakai tenaga kerja yang ada," kata Kepala DLHK Pekanbaru, Zulfikri.

Dirinya memastikan para pasukan kuning yang berjumlah lebih dari 350 orang tidak perlu khawatir. Karena keberadaan mereka akan tetap dipertahankan meski Pemko Pekanbaru memutuskan untuk menyerahkan pengelolaan sampah kepada swasta selama tiga tahun mendatang.

Sementara itu, Zulfikri menjelaskan meski tetap dipertahankan, namun gaji para pasukan kuning nantinya akan berubah. Jika sebelumnya mereka memperoleh gaji dari Pemerintah Kota, maka selanjutnya gaji akan dibayarkan oleh pihak swasta.

"Gaji dari orang itu. Nanti yang dipekerjakanitu supir dan pengangkut sampah. Kalau penyapu jalan masih tidak, masih dengan kita," urainya.

Pemko Pekanbaru sebelumnya memutuskan untuk menggandeng pihak swasta dalam pengelolaan sampah mulai 2018 mendatang.

Saat ini, Pemkot Pekanbaru tengah menyiapkan proses lelang untuk keperluan swastanisasi sampah di ibu kota Provinsi Riau tersebut pada 2018 mendatang.

"Sedang diproses di ULP (Unit Layanan Pengadaan). Persyaratan semua, kerangka acuan kerja, kontrak, semua sudah diserahkan," ujarnya.

Zulfikri optimis bahwa pada awal tahun anggaran 2018 mendatang, seluruh proses tender untuk menjaring pihak ketiga dalam mengelola sampah di Pekanbaru dapat diselesaikan.

Lebih jauh, dia menjelaskan proses lelang akan dilakukan secara terbuka. Pihaknya menawarkan kepada pemenang lelang untuk dapat mengangkut sampah di dua zona yang telah ditetapkan.

"Target kita Maret sudah dapat ditunjuk pemenangnya dan dapat segera bekerja," jelasnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru mewacanakan untuk menggandeng pihak ketiga dalam pengelolaan sampah pada 2018 mendatang. Pemko Pekanbaru beralasan, minimnya anggaran menjadi penghambat dalam pengelolaan sampah sehingga harus menggandeng pihak swasta.


Editor: Ryan


tinggalkan komentar
berita terkait
PANGKALAN TUJUH, INHIL - SENUJU.COM : Dipimpin langsung Lurah Pangkalan Tujuh, Laksamana Muhammad Ramadhan Fitra, dan Sekretaris Lurah, Ayu, masyarakat gelar gerakan penanaman pohon. Tak ...

3 Heli Tembakkan Bom Air ke Lahan Terbakar Riau

Sabtu, 25 Agu 2018 - 09:41:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM-Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau saat ini mengerahkan 3 heli untuk melakukan pendinginan di lahan sisa kebakaran. Satu orang warga kembali ...
RENGAT, SENUJU.COM-DPRD Indragiri Hulu telah melakukan dengar pendapat terhadap PT Mulia Argo Lestari (MAL) terkait dugaan perambahan hutan lindung Bukit Betabuh menjadi perkebunan kelapa sawit. ...

Semangat Pertama Kapolda Baru Basmi Karhutla di Riau

Kamis, 23 Agu 2018 - 13:59:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM-Brigjen Widodo Eko Prihastopo, yang sebagai Kapolda Riau baru, mengungkapkan, akan bersenegi untuk melawan kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau.''Provinsi Riau ini ...
PASIRPENGARAIAN, SENUJU.COM-Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi di Kabupaten Rokan Hulu Riau terbakar sekitar 20 hektare. Posisi lahan yang terbakar berada di perbukitan menyibukkan petugas pemadam ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED