Di Pertemuan Tahunan BI, Gubri: Alhamdulillah Perekonomian Riau Meningkat Tajam

Selasa, 12 Des 2017 - 21:16:39 WIB
Dibaca 427 Kali
Side Article

GUBERNUR Riau, H Arsyadjuliandi Rachman pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Riau bertajuk 'Memperkuat Momentum' Selasa (12/12/17) mengatakan bahwa pada 2015 lalu, pertumbuhan ekonomi Riau kurang bagus. Pada waktu itu bahkan ada 4 kabupaten kota di Riau yang pertumbuhannya minus.

Hal itu menurutnya lebih disebabkan karena terjadi penurunan harga komoditas unggulan di sektor perkebunan. Seperti karet, sawit, sagu dan lainnya. Termasuk harga migas.

Untuk itu, tambahnya, Pemprov Riau mencari sumber ekonomi baru yaitu pariwisata berbasis budaya. Seluruh dinas terkait diminta menggarap seluruh view destinasi wisata yang ada di Riau.
 
"Alhamdulillah, kerjasama antar berbagai dinas sudah mampu membawa perekonomian Riau meningkat tajam. Saat ini, di beberapa destinasi wisata sudah lancar akses dan sarana transportasi di Riau seperti Candi Muara Takus maupun Ombak Bono," terang Andi Rahman.


Riau kembangkan pariwisata berbasis budaya untuk menggerakkan ekonomi rakyat.

Selain mengembangkan pariwisata berbasis budaya, Pemprov juga mengembangkan pertanian dan holtikultura dan UMKM Riau. Dukungan UMKM tersebut terutama di sektor kuliner membawa pariwisata cukup berkembang.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Siti Astiyah mengatakan bahwa tahun 2017 merupakan tahun pemulihan ekonomi internasional.

Kondisi tersebut menurutnya ditandai membaiknya berbagai harga komoditas di dunia internasional. Sehingga prediksi pertumbuhan ekonomi nasional di 2017 sebesar 5,06 persen.


Gubernur memberi paparan para Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Perwakilan Riau.

"Menguatnya perekonomian global disikapi oleh kebijakan moneter di seluruh dunia. Termasuk Indonesia. Perbaikan ekonomi eksternal sangat mempengaruhi perekonomian domestik Indonesia," terangnya.

Di tengah pemulihan pertumbuhan perekononian domestik masih memiliki tantangan. Di sektor keuangan BI, OJK DAN Pemerintah membangun kebijakan dalam rangka stabilitas keuangan.(adv/yan)


tinggalkan komentar
berita terkait
PEKANBARU - SENUJU.COM : Pemprov Riau meyakini, target pertumbuhan ekonomi 2015 - 2019 yang lebih dari 5 persen dapat tercapai. Padahal pertumbuhan saat ini hanya ...
PEKANBARU - SENUJU.COM : Keinginan masyarakat Riau agar Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dapat dijual dengan lebih murah nampaknya akan segera terwujud. Pasalnya, Menteri ...

Disperindagpas Inhu: SPBE Jangan Hanya Kejar Untung

Senin, 14 Mei 2018 - 08:12:00 WIB
RENGAT, SENUJU.COM - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menjamin ketersediaan sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat jelang dan selama bulan Ramadan ini. Bahkan, bahan kebutuhan pokok ...

Bank Riau Kepri Tuan Rumah Pertemuan BPD se-Sumatera

Minggu, 13 Mei 2018 - 09:00:00 WIB
BATAM, SENUJU.COM - Bank Riau Kepri sebagai bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Sinergi Bisnis 8 Bank Pembangunan Daerah (BPD) ...
PEKANBARU, SENUJU.COM - Pemerintah akan memulai peremajaan kebun sawit rakyat seluas 25.423 hektar untuk Provinsi Riau pada 2018.Luasan tersebut tersebar di delapan kabupaten, yaitu Rokan Hulu, ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED