Gubernur Riau membuka iven Pekan Rantau Melayu

Di Pekan Rantau Melayu, Gubri Promosikan Kopi Liberika

Jumat, 8 Des 2017 - 20:04:33 WIB
Dibaca 361 Kali

PEKAN Rantau Melayu yang berlangsung di halaman Hotel Sri Indrayani Pekanbaru menghadirkan 20 UMKM se-Provinsi Riau. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali berbagai seni budaya Riau dalam rangka mendukung program "Ayo ke Riau" dari Pemerintah Provinsi Riau.

Iven ini dibuka langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Jumat 8 Desember 2017. Kedatangan Gubernur Riau disambut oleh lantunan syair Selendang Delima, Syair Ahai dan Burung Tiung. Syair ini merupakan syair jenis irama.

"Riau menyapa dunia dan kegiatan-kegiatan seperti ini merupakan strategi kita agar orang-orang mengetahui Riau. Terhitung tahun 2015 kita sudah memperkenalkan potensi wisata berbasis budaya. Bukan meninggalkan migas dan perkebunan, tapi kita harus terus gali lagi potensi lain di Riau. Agar perekonomian itu bergerak terus," kata Gubernur Riau sekaligus membuka iven Pekan Rantau Melayu 2017.


Gubernur Riau dan Istri menyicipi Kopi Liberika.

Iven dengan tagline "Kampanyekan Minum Kopi Liberika Riau" ini didesign begitu sederhana namun tetap apik dan mempesona. Di beberapa tempat dalam Pekan Rantau Melayu ini juga cocok sebagai spot-spot foto menarik.

Misalnya saja, lukisan-lukisan yang akan dilelang dalam iven ini tersusun rapi, ditambah beberapa tempat bersantai yang juga dikemas seunik mungkin. Bukan hanya sebagai hiasan, tempat duduk ini bisa digunakan untuk menyantap makanan-manakan khas Riau yang tersedia di sini.

Makanan khas Riau yang selama ini bisa ditemukan jika ada momen tertentu, melalui iven ini kembali dihadirkan untuk mengakrabkan diri dengan masyarakat melayu Riau, khususnya Pekanbaru. Mulai dari Roti Jala, Mie Keling, kerupuk khas Indragiri Hilir, Roti Canai, Nasi Lemak, Laksemana Mengamuk, Kopi Liberika Meranti dan masih banyak lagi. Semua makanan khas dari 12 kabupaten hadir di sini.

Lalu kenapa Kopi Liberika? Kopi liberika merupakan kopi dari Kabupaten Meranti, Riau.

"Hal ini penting dilakukan mengingat Riau memiliki kopi yang jarang bisa tumbuh di berbagai tempat. Nah salah satunya bisa tumbuh di Kepulauan Meranti Riau," kata owner Hotel Sri Indrayani, Merza Gamal, sekaligus penggagas iven Pekan Rantau Melayu.

Menurutnya, warga Riau harus sadar kalau Riau punya jenis kopi yang berpotensi besar bersaing di tingkat nasional maupun internasional, selama ini yang banyak diketahui orang Indonesia bahkan Riau adalah jenis Arabica dan Robusta.

"Kitalah yang harus memulai untuk minum Kopi Liberika Meranti yang selama ini justru dinikmati oleh negara tetangga. Ini maksud dari kampanye kita," jelasnya.


Istri Gubri membatik di Pekan Rantau Melayu.

Selain kopi, iven yang berlangsung hingga Minggu 10 Desember 2017 ini juga menghadirkan batik-batik khas Riau, penampilan seni budaya dari berbagai daerah di Riau.(adv/yan)


tinggalkan komentar
berita terkait
TANAH MERAH, SENUJU.COM-Festival Menongkah resmi dikukuhkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Pertama di Kabupaten Inhil oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.Penyerahan sertifikat ...
TELUK KUANTAN, SENUJU.COM-Sungguh luar buasa prestasi jalur-jalur handalan dari kecamatan Hulu Kuantan berhasil menjautai pacu jalur rayon 4 di tepain Datuak Bandaro Lelo Budi kecamatan ...
PEKANBARU, SENUJU.COM-Dinas Pariwisata Provinsi Riau kembali menggelar Grand Final Bujang dan Dara Riau tahun 2018. Iven ini merupakan upaya melahirkan sumber daya manusia dibidang pariwisata ...
PEKANBARU, SENUJU.COM-Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi mengingatkan pentingnya menanamkan cinta budaya sebagai penanda identitas diri. Karena itu, pembangunan yang dilakukan pemerintah tak semata ...
TELUK KUANTAN, SENUJU.COM-Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H Mursini membeberkan sangat banyak tempat wisata yang dimiliki oleh daerah itu saat ini. Ada danau wisata, air terjun ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED