'Bulan 12' Datang, Aktivitas Warga Meranti Terganggu

Kamis, 7 Des 2017 - 10:33:12 WIB
Dibaca 473 Kali

SELATPANJANG, SENUJU.COM - Memasuki akhir tahun atau lebih dikenal 'Bulan 12' atau Desember 2017 air pasang meluap (air pasang keling, red) membuat aktivitas warga yang tergenang air asin terganggu.

Pantauan Senuju.com di lapangan,  sebagian lokasi yang banjir akibat air pasang keling, lokasi di Jalan Banglas Ujung juga ikut digenangi air, di Pelabuhan Bandul, Kecamatan Tebingtinggi Barat, di Desa Sialang Pasung (pelabuhan) Kecamatan Rangsang Barat, lokasi Pasar Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang serta lokasi pasar sandang pangan bahkan dikenal pasar Sungai Juling juga ikut terendam banjir.

Hal ini juga ikut dirasakan sejumlah rumah warga di Alahair Laut, Kecamatan Tebingtinggi, air laut atau pasang besar itu mulai naik dan menggenangi sejumlah ruas jalan dan rumah yang berada di sekitar laut.

Akibat kondisi air pasang ini pula, Wan Timah seorang nenek yang tinggal di Jalan  Belibis, Alahair Laut ini harus memindahkan barang-barang di dalam rumahnya agar tidak basah akibat genangan air tersebut.

“Iye beberape hari belakangan ni air pasang mulai naik, besok pun masih dalam,” ujarnya.

Dijelaskan Wan Timah pula, air pasang mulai naik sekitar 10.30 WIB, dan akan surut sekitar pukul 12.30 WIB. Berharap airnya cepat surut dan tidak lagi naik sampai sedalam ini, kalau air pasang dalam ini memang sudah biasa rumah nenek ini tenggelam tak heran.

"Tingginya sekitar paha orang dewasa, namun hal ini sangat disayangkan apabila orangtua lalai terhadap anak kecil dan bisa-bisa tenggelam," ujarnya.

Di samping itu, Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek SH kepada Senuju.com mengimbau kepada masyarakat Meranti agar selalu menjaga dan melarang anak-anak untuk tidak bermain air pasang dan hal ini kalau menimbulkan kesalahan pasti sangat fatal.

"Kami selaku pihak Kepolisian Polres Meranti mengimbau kepada orangtua yang memiliki anak maupun melihat anak berenang (bermain air pasang, red) agar bisa di tegur dan disuruh naik ke atas. Kita tidak ingin terjadi hal-hal yang merugikan diri kita sendiri," harapnya.

Reporter: Aldo
Editor : Ryan


tinggalkan komentar
berita terkait
PEKANBARU, SENUJU.COM-Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau terus meluas. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru pagi mendeteksi ada 121 hotspot yang tersebar di ...
PEKANBARU, SENUJU.COM-Menjelang perhelatan Asian Games, kebakaran hutan dan lahan di Riau kembali terjadi. Dalam beberapa hari belakangan, titik api terpantau terus terjadi.Hari ini (kemarin-Red) ada ...

65 Titik Panas Terdektesi di Daerah Riau

Senin, 13 Agu 2018 - 18:26:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, mengatakan ada 65 titik panas yang terdektesi di wilayah Provinsi Riau.Hal tersebut terpantau oleh BMKG melalui ...
PEKANBARU, SENUJU.COM-Sebanyak empat unit helikopter diterbangkan oleh tim satuan tugas Kebakaran Lahan dan Hutan (Satgas Karhutla) Provinsi Riau, ketempat titip api yang tersebar di Riau, ...

Masih Ada 55 Titik Hot Spot di Riau

Minggu, 12 Agu 2018 - 21:31:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM-Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, mengatakan ada 120 titik hot spot di Sumatera, dan paling banyak ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED