Disimpul Mati, Kordias Pasaribu dan Suhardiman Amby Berdamai di LAM Riau

Sabtu, 2 Des 2017 - 15:09:25 WIB
Dibaca 420 Kali
Side Article

PEKANBARU, SENUJU.COM - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menggelar majelis perdamaian adat untuk menyelesaikan pertikaian yang terjadi antara Kordias Pasaribu dan Suhadirman Amby yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Riau di Balai Adat LAM Jalan Diponogoro, Sabtu (2/12/2017).

Majelis perdamaian adat tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Datuk H Seri Al Azhar dan Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau, Datuk Seri Syahril Abu Bakar serta disaksikan 20 tokoh adat Koto Kuansing, tokoh panguyuban Batak Riau, serta pengurus organisasi paguyuban yang ada di Riau dan seluruh pengurus  MKA dan DPH LAM Riau.

Menyampaikan elu-eluannya, Datuk Syahril Abubakar mengatakan, dengan keberadaan LAM di Provinsi Riau ini, semoga tidak ada lagi persoalan yang terjadi semacam ini.

"Semoga ini yang pertama dan terakhir agar tidak ada lagi sengketa terlebih kita semua adalah masyarakat Riau," harap Syahril.

"Kita masyarakat Riau sangat terbuka dan selalu mengutamakan keterbukaan. Dimana bumi dipijak  di situ langit dijunjung," sambung Ketua PMI Provinsi Riau ini.

Selanjutnya, Syahril mengatakan, walaupun berbeda suku, kita tetap harus sama-sama saling menghormati antara suku yang ada, karena walau beda suku kita adalah orang Riau karena mukim di Provinsi Riau.

Sementara Ketua MKA LAM Riau, Datuk H Seri Al Azhar mengatakan, pertikaian yang terjadi antara dua saudara ini sudah disimpul mati antara keduanya. Dengan begitu, diharapkan tidak ada terulang kembali antara keduanya atau pun yang lainnya.

"Dengan usainya kita laksanakan majelis perdamaian ini semoga keduanya damai sampai anak cucunya kelak dan tidak ada lagi pertikaian semacam ini lagi," pinta Al Azhar.

Al Azhar mengatakan, dengan dilaksanakan majelis ini, Ia berharap pertemuan hari ini memberikan ikhtibar dan tidak lagi tersilap langkah. 

"Suku Melayu selalu terbuka. Kita mempunya 4 sungai besar yang menjadi moda transaksi," tutur Al Azhar.


Reporter: Alhamdani
Editor: Ryan


tinggalkan komentar
berita terkait
PEKANBARU, SENUJU.COM - Ledakan lelo atau meriam Kerajaan Gunung Sahilan yang terjadi pada Rabu kemarin tidak hanya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga korban.Meriam kerajaan yang ...
PEKANBARU, SENUJU.COM - Pasca dilakukannya penggalian di tempat mengandung dugaan purbakala (eskavasi) susunan batu bata yang diduga candi di kawasan Candi Muara Takus Kabupaten Kampar, ...
PEKANBARU, SENUJU.COM - Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen, menyebutkan, jika memang penemuan pecahan bebatuan di Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar merupakan situs, ...
PEKANBARU, SENUJU.COM - Kejadian aneh mengiringi penemuan peninggalan kuno yang diduga bagian dari cagar budaya Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar, Riau, dan menimpa para ...
INHIL, SENUJU.COM - Untuk memeriahkan peringatan Milad ke-22 Kecamatan Gaung, Pemerintah Kecamatan dan masyarakat Gaung menyelenggarakan Lomba Sampan Selodang tingkat. Lomba ini diikuti oleh satu ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED