Kapolri Mempelawa Pelatihan Kepada Myanmar

Menanggulangi Gejolak di Rakhine

Kapolri Mempelawa Pelatihan Kepada Myanmar

Redaksi | Kamis, 14 September 2017 - 14:47:48 WIB
Dibaca: 400 kali 

JAKARTA, SENUJU.COM - Etnis Rohingya di Rakhine Myanmar beberapa masa akhir ini menghadapi masalah HAM luar biasa. Guna menanggulangi hal itu Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), YB Jenderal Tito Karnavian, mempelawa pelatihan penyidikan kasus terorisme dan pelatihan HAM kepada Myanmar. Pelawa baik itu mengingat gejolak yang kian marak di sana.

Ditegaskan oleh Kapolri, pelawa itu tidak bermaksud mencampuri urusan dalam negeri Myanmar. Polri mempelawa kerjasama berupa pelatihan peningkatan kemampuan dengan memanfaatkan fasilitas pendidikan modern bertaraf internasional yang dimiliki Polri. Fasilitasnya meliputi Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) di Semarang, Tuan Tito Karnavian menegaskan hal itu melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan di Jakarta, Kamis 24 Zulhijjah 1438  (14 September 2017).

Ucap Tuan Tito, berbagai pelatihan itu diperlukan agar HAM di Myanmar terjaga dan terbina. Para penegak hukum dan aparat Negara Myanmar lainnya diharapkan dapat bertindak lebih baik dan manusiawi. Tindakan kekerasan dapat dihindari dengan teknologi tinggi dan metode penyelidikan, diantaranya dengan melakukan interogasi tanpa  kekerasan, tukasnya.

Indonesia, ungkap Tuan Tito, pernah mengalami kasus yang hampir sama dengan yang dialami Myanmar. Misalnya, pemberontakan di Papua dan di Aceh. Polri ingin berbagi pengalaman, dan best practices, agar konflik di Myanmar dapat segera selesai dan dengan menjunjung tinggi HAM, ujarnya lebih lanjut.

Kapolri telah bertemu dengan Kepala Divisi Kejahatan Antar Negara Myanmar, Brigjen Aum Htay Myint, yang mewakili Kepala Polisi Myanmar yang tak dapat hadir karena situasi di Myanmar yang tidak kondusif. Temu muka kedua petinggi kepolisian itu ketika menghadiri Konferensi Aseanapol ke-37 di Singapura. Konferensi dihadiri 10 negara anggota ASEAN, enam negara observer, sembilan negara rekan bincang (dialogue partners). Hadir pula tiga organisasi internasional Interpol, Europol, dan International Commitee of the Red Cross (ICRC).

Konferensi Aseanapol ke-37 di Singapura, Kapolri didampingi Duta Besar RI untuk Myanmar, Tuan Komjen (Purn.) Ito Sumardi. Serta pula beberapa pejabat utama Mabes Polri, diantaranya Irwasum Polri Komjen Dwi Prayitno, Kabareskrim Komjen Aridono Sukmanto, dan Kadiv Hubinter Polri Irjen Saiful Maltha. (*/par)


Akses Senuju.com Via Mobile m.senuju.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER