Kumbang Tanduk Serang Puluhan Hektare Sawit Warga di Inhu Ilustrasi.net

Kumbang Tanduk Serang Puluhan Hektare Sawit Warga di Inhu

Redaksi | Rabu, 13 September 2017 - 09:12:41 WIB
Dibaca: 254 kali 

RENGAT, SENUJU.COM - Diduga akibat Replanting kebun yang dilakukan oleh pihak PT Inecda, lebih kurang 50 hektare kebun kelapa sawit milik warga Desa Tani Makmur kecamatan Rengat Barat, rusak berat akiibat terserang hama Kumbang Tanduk. Warga sulit mengatasi karena Kumbang menyerang pada malam hari.

Akibat kurangnya perhitungan pelaksanaan Replanting terhadap sawit Pt Inecda sehingga membuat Kumbang Tanduk berkembang biak pada pohon sawit yang telah tua dan ditumbangkan. Hama tersebut akhirnya berkembang biak dan merusak sawit pada radius 500 meteer dari sarang mereka.

Kabid Perkebunan dinass Pertanian Perikanan dan Perkebunan Indragiri Hulu, Dedi Dianto mengakui adanya laporan warga Tani Makmur tentang serangan hama tersebut. "Laporan sudah kami terima dari masyarakat dan langsung kami tindak lanjuti," tegas Dedi.

Dikatakan Dedi, pasca diterimanya laporan, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk mencari tahu kebenarannya. Setelah dilakukan penelitian, ternyata benar bahwa hama tersebut berkembang biak dari Replanting perusahaan dan menyebar ke sawit masyarakat.

Dijelaskannya, Kumbang tanduk memang menyukai tanaman organik terutama tanaman tua. "Kami sudah panggil pihak perusahaan dan melkukan mediasi dengan masyarakat. Perusahaan bersedia untuk mencarikan solusi bersama masyarakat untuk mengataasi masalah yang timbul tersebut. Kami  tidak lagi bisa ikut campur dalam hal ini," ucap Dedi.

Ditegaskannya, dinas hanya ingin perusahaan dalam hal ini PT Inecda dapat peduli dengan masyarakat atas kerugian diitimbulkan meskipun hal inii bukanlah disengaja. Perusahaan sendiri, sudah melakukan usaha untuk meberantas Kumbang Tanduk dengan melakukan Peromon atau jebakan yang bisa membat Kumbang tertarik, namun obat tersebut mengandung racun pembasmi.

Menurut Dedi, kejadian inii merupakan pelajaran bagi perusahaan lain. Untuk itu dihibau kepada perusahaan yang akan melakukan Replanting agar sebelumnya memperhatikan terlebih dahulu akibat yang bisa ditimbulkan dari pelaksanaannya, sehingga masalah tersebut termasuk Kumbang Tanduk dapat dicegah terlebih dahulu dan tidak mengakibatkan kerugian dari pihak manapun.(snj1)


Akses Senuju.com Via Mobile m.senuju.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER