Mantap, Pengerjaan Jalan Kotabaru-Pulau Kijang Sudah Dimulai Tampak alat berat dan truck sedang memuat material untuk penimbunan jalan Kotabaru-Pulau Kijang

Mantap, Pengerjaan Jalan Kotabaru-Pulau Kijang Sudah Dimulai

Redaksi | Selasa, 12 September 2017 - 18:48:52 WIB
Dibaca: 852 kali 

TEMBILAHAN - SENUJU.COM : Pengerjaan ruas jalan Kotabaru-Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir, akhirnya dimulai. Seperti yang terpantau, alat-alat berat serta truck pengangkut material penimbunan jalan tersebut sudah nampak hilir mudik beroperasi sejak kemarin, Senin (11/9/2017). Bahan-bahan material untuk pengerjaan jalan itu juga tampak menggunung, siap untuk dikerjakan.

Dengan sudah dimulainya pengerjaan jalan ini, PT Riau Sepadan sebagai pihak pelaksana kegiatan, yakin dapat menyelesaikan pekerjaan itu, sebelum kontrak kerja berakhir, Desember nanti. Bahkan ditargetkan, akhir bulan November, jalan tersebut sudah selesai pengerjaannya.

"Alhamdulillah dengan pekerjaan yang sudah dimulai sejak kemarin ini, kita menargetkan di akhir bulan 11 nanti pekerjaan selesai. Material sudah siap semua, saat ini saja dilokasi sudah ada 2500 kubik bahan timbunan. Sementara ditempat pemasok, bahan juga lagi dimuat. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan kami dapat selesaikan sesuai target," ucap Eri Supriadi, pengawas lapangan proyek tersebut.

Mencapai target yang ditetapkan tersebut, sambung pria yang akrab disapa Asek itu, para pekerja juga di pola dengan 2 shift. Sehingga katanya, pekerjaan dapat dilakukan hingga pukul 12 malam.

"Kita lembur semua bang. Dengan begitu tentu pekerjaan ini dapat selesai. Sementara ini kendala yang berarti belum ada, cuma yang kita takutkan adalah cuaca, hujan. Kita minta doanya lah dari semuanya agar pekerjaan kita tiada kendala," kata Asek.

Untuk pekerjaan penimbunan jalan dengan panjang sekitar 16 kilometer tersebut, ditargetkan dapat selesai dalam 1 bulan. Sesudah itu, papar Asek, baru dilanjutkan dengan pengecoran fc atau semirigid dengan panjang 2 kilometer. 

"Kita kejarkan dulu untuk penimbunan bang. Kami targetkan selama sebulan dapat selesai. Sesudah itu baru kita lakukan pengecoran untuk bagian yang di semirigid sepanjang 2 kilo. Nah, selama pekerjaan pengecoran, bagian yang ditimbun tentu akan dapat kami awasi pula. Sehingga jika terdapat kekurangan bisa kami tangani segera," pungkas Asek.

Sebagai informasi, ruas jalan ini sempat viral di media sosial saat lebaran Idul Fitri baru lalu. Keadaan jalan yang rusak parah, ditambah waktu itu musim hujan, membuat kondisi jalan berkubang lumpur. Padahal saat itu suasana lebaran, sehingga aksesibilitas memang sangat dibutuhkan masyarakat.

Nasib ruas Jalan Kotabaru-Pulau Kijang ini sendiri memang cukup dilematis. Jalan yang seharusnya sudah bagus mulus sejak 2015 lalu, tapi tak kunjung juga baik. Menurut data, 2015 lalu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui kepemimpinan Bupatinya, H M Wardan, berhasil menjemput dana ke pemerintah pusat Rp65 miliar. Tapi sayang, karena waktu penyaluran dana yang sudah mendekati akhir tahun, serta kontraktor pelaksana yang tidak bertanggungjawab, dana sebesar itu cuma bisa terpakai Rp4,5 miliar saja.

Walau menghadapi kenyataan pahit, uang yang telah didapat harus kembali lagi ke pusat, Wardan bersama jajarannya tak patah arang. Sebagai pemimpin, apalagi dia memang asli daerah tersebut, dana itu kembali diperjuangkan agar dapat kembali ke Inhil. Akhirnya, upaya tersebut membuahkan hasil, tahun 2016 pemerintah pusat menyetujui agar dana kembali ditransferkan ke Inhil dalam bentuk Dana Alokasi Khusus.

"Total anggaran yang kita dapat mencapai Rp200-an miliar. Inilah yang kita bagi menjadi 8 paket. Selain Jalan Kotabaru-Pulau Kijang yang kita jadikan dua paket dengan total dana sekitar Rp44 miliar, kita anggarkan juga ke ruas jalan Tembilahan-Sungai Piring-Teluk Pinang," papar Wardan beberapa waktu lalu.

Tapi apa nak didaya, upaya Pemkab Inhil melalui Bupati serta jajarannya tersebut kembali menuai kecewa. Lagi-lagi jalan itu mendapatkan kontraktor pelaksana yang buruk. Jika jalan Tembilahan-Sungai Piring-Teluk Pinang kini sudah mulus bedelau, namun di ruas jalan Kotabaru-Pulau Kijang hanya sebagian saja yang selesai serta menyisakan ruas yang rusak parah dengan volume yang cukup panjang.

Merasa memiliki tanggungjawab yang besar, sebagai putra jati daerah setempat, gagal dengan dua kali penganggaran APBN akhirnya 2017 melalui APBD Inhil jalan tersebut kembali dianggarkan Rp13 miliar dan kini sedang dikerjakan oleh PT Riau Sepadan. Wardan sendiri mengakui bahwa dengan anggaran sebesar itu, tentu belum semua ruas jalan akan selesai. Tapi dikatakannya, 2018 mendatang ruas jalan tersebut akan kembali dianggarkan untuk melanjutkan pekerjaan tersisa.

"Sehingga kita harapkan seluruh ruas jalan ini dapat baik keadaannya dengan mutu yang maksimal. Dan masyarakat aktifitas masyarakat pun dapat lancar. Insyaallah," pungkas Wardan.(***)


Akses Senuju.com Via Mobile m.senuju.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER