Jamaah Meninggal Meningkat, Ini Penjelasan Kemenag Riau...

Jamaah Meninggal Meningkat, Ini Penjelasan Kemenag Riau...

Redaksi | Senin, 11 September 2017 - 10:22:21 WIB
Dibaca: 49 kali 

PEKANBARU, SENUJU.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs H Ahmad Supardi MA menyebutkan, ada beberapa penyebab tingginya angka Jamaah Haji (JH) Riau yang wafat tahun 1438H/2017 M ini dibanding tahun-tahun sebelunnya. Tahun ini hingga tanggal 10 September 2017 sudah tercatat 15 orang JH Riau yang wafat sedangkan tahun lalu hanya 8 orang.

"Ini tidak hanya terjadi terhadap jamaah haji Riau, tapi juga secara nasional. Untuk nasional per 10 September 2017 tercatat sudah 341 orang jamaah yang meninggal dunia. Baik itu yang meninggal di Madinah, Makkah, Arafah, Muzdalifah maupun di Mina," sebutnya.

Disampaikan oleh mantan Kakanwil Kemenag Rohul ini, penyebab utama diantaranya adalah, kuota atau jumlah JH Riau yang berangjat meningkat dari tahun sebelumnya. Untuk tahun-tahun sebelumnya hanyai 4.008 jamaah, tahun ini berjumlah 5.043 orang.

"Kuota secara nasionalkan dikembalikan aeperti semula. Dimana penambahan sebesar 1.000 se-Indonesia. Jadi tiap daerah ada penambahan juga," jelasnya sembari menyebutkan jumlah JH Indonesia jadi 221.000 jamaah termasuk 17.000 jamaah haji khusus, tahun lalu hanya 168.800 jamaah dengan jamaah haji khusus 13.600 orang.

Kemudian penyebab lan disampaikan juga, karena, faktor suhu udara yang sangat panas, siang hari bisa mencapai 50 derajat celcius. Akibatnya banyak JH yang sakit dan dirawat di rumah sakit akibat dehidrasi. Faktor lainnya adalah faktor usia, dimana rata-rata usia jamaah tergomong tua yaitu 60 tahun ke atas.  Selanjutnya faktor kecapekan atau kelelahan dari JH.

"Faktor lain yang tidak bisa tetelakkan adalah adanya penyakit bawaan atau dari daerah asal sudah kondisi sakit seperti sesak nafas. Kondisi yang tidak bisa dielakkan adalah faktor ajal yang memang sudah ditakdirkan sampai disitu umurnya," jelasnya.(snj1)


Akses Senuju.com Via Mobile m.senuju.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER