Kadisbud Riau: Asa Sastra Kokoh di Negeri Sang Sapurba, Terus Lahirkan Sastrawan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen.

Kadisbud Riau: Asa Sastra Kokoh di Negeri Sang Sapurba, Terus Lahirkan Sastrawan

Redaksi | Jumat, 08 September 2017 - 08:56:55 WIB
Dibaca: 389 kali 

PEKANBARU, SENUJU.COM - Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen resmi menutup kegiatan lomba puisi tingkat remaja se Provinsi Riau yang diselenggrakan oleh Dinas Kebudayaan (Disbud) Riau di Gedung Olah Seni (GOS) Taman Budaya Provinsi Riau Jalan Jendral Sudirman, Kamis (7/9/2017) malam.

Penutupan kegiatan yang telah berlangsung sejak tiga hari yang lalu itu, sangat berbeda dengan penutupan kegiatan lain yang diselenggarakan oleh Disbud Riau. Karena, pada penutupan lomba puisi tingkat remaja se Provinsi Riau itu, Kadisbud Riau, Raja Yoserizal Zen yang biasanya menutup suatu kegiatan dengan berpantun, tapi pada malam tadi juga menunjukkan kebolehannya dalam membaca puisi.

Kadisbud Riau yang juga merupakan Sastrawan dan Budayawan Riau itu, membaca puisi yang berjudul “Di Sail Aku Menggigil”. Saat membaca puisi tersebut, tetiba musik pun bebunyi dan lampu diatas panggung berubah menjadi merah dan terlihat Yoserizal dengan semangat membaca puisinya di depan peserta lomba.

Sebelum pembacaan puisi dari Kadisbud Riau, Yoserizal Zen, lima sastarawan Riau pun juga menunjukkan aksinya membaca puisi di depan peserta lomba dan hadirin lainnya. Kelima sastrawan tersebut yakni Hang Kafrawi, Herman Rante, Jerfri Al Malay, Marhalim Zaini, dan GP Ade Dharmawi.

Setelah penampilan pembacaan puisi dari kelima penyair dan Kadisbud Riau itu, dibacakanlah hasil dari perlombaan puisi perorangan dan pembacaan puisi berpasangan. Perwakilan dari Kota Pekanbaru berhasil menjadi juara satu baca puisi perorangan pada perlombaan puisi tingkat remaja se Riau tahun 2017 ini dan disusul Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) juara dua, dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) juara tiga.

Sementara untuk lomba baca puisi berpasangan perwakilan dari Kabupaten Pelalawan berhasil membawa pulang gelar juara satu, Kabupaten Siak juara dua, dan Kota Pekanbaru juara ketiga.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Riau, Yoserizal Zen mengucapkan selamat kepada para peraih juara dan juga mengatakan kepada yang lainnya agar tidak berputus asa karena ujung pada kegiatan tersebut bukanlah menang ataupun juara, akan tetapi tentang pembelajaran pemahaman dan menjelaskan identitas sastra yang dimiliki dengan harapan kedepan dunia sastra tidak akan mati di bumi lancang kuning ini.

"Setelah usai kegiatan ini, harapan kita bersama ke depan yakni sastra sebagai rajawali kesenian tetap tegak berdiri di Riau, negeri dataran Sang Sapurba. Sastrawan lahir, lahir dan lahir lagi di negeri ini," tutur Yoserizal Zen yang juga sebagai Ketua Dewan Kesenian Riau (DKR) ini.

Yoserizal mengatakan, ini bukan gurauan, tapi ini adalah bukti nyata. Lihatlah, tahun ini sastrawan Muhammad De Putra dianugerahi remaja berprestasi di bidang sastra oleh Presiden RI, Joko Widodo.

"Dengan dianugrahkannya Muhammad De Putra remaja berprestasi dibidang sastra oleh Presiden RI, kita sangat berharap kedepan makin banyaknya lahir anak muda yang dapat menjaga kebudayaan yang ada di sekitarnya," pungkasnya.(dani)


Akses Senuju.com Via Mobile m.senuju.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER