Noviwaldy: Satu Pulau untuk Rohingya, Saya Rasa Warga Riau Tak Akan Marah

Noviwaldy: Satu Pulau untuk Rohingya, Saya Rasa Warga Riau Tak Akan Marah

Redaksi | Senin, 04 September 2017 - 13:31:37 WIB
Dibaca: 617 kali 

PEKANBARU, SENUJU.COM - Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengecam sikap rezim militer dan sipil Myanmar yang melakukan kekerasan dan genosida (pembantaian besar-besaran terhadap suatu kelompok) pada etnis Rohingya yang mayoritas beragama Islam.

"Sangat biadab pemerintah mereka, saya anggap rendah Aun Suu Kyi (pemimpin de facto Myanmar) yang pernah menerima Nobel itu. Tindakan pengecut militernya sangat memalukan, menjijikkan. Apa daya warga sipil tanpa senjata, anak-anak, wanita mereka perlakukan seperti binatang," kata Noviwaldy Jusman, Senin (4/9/2017).

Ia tidak lupa meminta kepada Pemerintah RI agar membuka selebar-lebarnya kesempatan bagi pengungsi Rohingya ke Indonesia. Ia yakin, jika diungsikan di Indonesia, khususnya Provinsi Riau, masyarakat Riau akan berkenan menerima pengungsi Rohingya tersebut.

"Saya yakin jika kami siapkan satu pulau untuk menampung mereka sambil proses selanjutnya, masyarakat Riau tidak akan marah pada saya. Jika diperkenankan, maka APBD Riau akan kita curahkan sebahagian untuk saudara kita tersebut agar mereka dapat rumah penampungan sementara dan diberi areal bertani atau berusaha," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sikap kecaman yang dilontarkannya itu tidak lain hanya untuk menggugah hati semua masyarakat dalam menyelematkan etnis Rohingya yang menurutnya, mendapat perlakuan yang tidak wajar.

"Saya menggugah hati kita semua untuk menyelamatkan saudara kita tersebut. Kirim kapal perang kita ke sana menunggu di perairan international menyambut mereka. Itu baru Presiden RI dengan mayoritas muslim," sebutnya.

Terakhir ia mengimbau kepada para bhiksu yang ada di Indonesia untuk menyerukan ke bhiksu Myanmar agar menghentikan membunuh orang yang tidak berdosa. Apalagi, jika alasannya karena agama.

"Kalau alasannya karena agama, saya khawatir para Syuhada jihad muslim akan bergerak ke Myanmar," tutupnya. (Mawan)


Akses Senuju.com Via Mobile m.senuju.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER