Tradisi Makan Bersama di Teluk Kanidai Masih Berjalan Sampai Sekarang Tradisi Makan Bersama di Teluk Kanidai, Kampar

Tradisi Makan Bersama di Teluk Kanidai Masih Berjalan Sampai Sekarang

Redaksi | Jumat, 01 September 2017 - 20:23:12 WIB
Dibaca: 73 kali 

KAMPAR, SENUJU.COM - Seluruh jemaah Masjid Nurul Iman, Desa Teluk Kanidai, Dusun 1, Kabupaten Kampar, memiliki tradisi tersendiri usai melaksanakan ibadah shalat Ied. Ibu-ibu membawa makanan masing-masing ke musholla.

Seluruh makanan itu kemudian dikumpulkan kembali dan dibagi merata. Disantap bersama di dalam musholla.

Hal ini menjadi keseruan tersendiri, sebab semuanya bisa bercengkerama lepas. Jemaah laki-laki dan perempuan seluruhnya tertib dan saling bahu-membahu dalam menyiapkan makanan.

"Saya tiap tahun, sesudah shalat pasti makan di musholla. Tahun kemarin saja waktu Idul Fitri juga dilaksankan seperti ini juga," kata Sarijal, seorang jemaah.

Makan bersama ini, bagi masyarakat sudah menjadi kebiasaan dan tradisi, dengan kepercayaan bagi sebagian masyarakatnya. Bahwa makan bersama, akan membawa keberkahan bagi dirinya dan keluarga.

"Memang setiap selesai salat Ied, kami makan bersama di sini. Ada juga mungkin yang punya keperluan tak makan. Tapi kebanyakan pasti makan bersama. Terutama saya pribadi," pungkas Sarijal.

Menurut seorang tokoh agama Desa Teluk Kanidai, Ustaz Buyung, tradisi masyarakat ini memiliki hal positif. Sebab menumbuhkan rasa sosial di masyarakat.

Secara agama juga, ini sangat baik. "Selain kita bisa saling membantu satu sama lain, kita juga dibiasakan untuk ikhlas beramal membawa makanan ke masjid untuk di makan bersama, soalnya ini merupakan kebiasan suatu adat dari nenek moyang kami," katanya.

"Sebab kalau kita, dengan tidak makan bersama di musollah, mempercayai akan sakit, ya bisa saja itu terjadi. Tapi yang jelas makan bersama dan membawa makanan ke masjid itu baik sekali," tutupnya. (Mawan) 


Akses Senuju.com Via Mobile m.senuju.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER