11 Perusahaan Investasi Bodong di Riau Ditutup, Masyarakat Dituntut Cerdas Ilustrasi.net

11 Perusahaan Investasi Bodong di Riau Ditutup, Masyarakat Dituntut Cerdas

Redaksi | Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30:16 WIB
Dibaca: 233 kali 

PEKANBARU, SENUJU.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menutup 11 perusahaan investasi bodong. Penutupan dilakukan belum lama ini dikarenakan tidak adanya izin perusahaan tersebut untuk menghimpun dana dari masyarakat.

Terkait hal tersebut, pihak Pegadaian pun turut mengomentari hal tersebut. Deputi Operasional Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Wayan Sukerata mengatakan masyarakat harus pandai memilih tempat untuk berinvestasi.

"Kita menyayangkan memang adanya investasi bodong yang masih ada di tengah masyarakat. Kami sebagai lembaga keuangan non bank milik pemerintah, harusnya masyarakat lebih percaya lembaga yang sudah diakui," katanya.

Disamping memberikan seminar-seminar kepada masyarakat, Pegadaian sendiri juga menggandeng pihak OJK atas produk yang diluncurkan dan tentunya sudah melalui persetujuan OJK.

"Sebagai lembaga pengawas keuangan baik bank maupun non bank. Saya rasa apa yang telah dilakukan OJK terhadap penutupan investasi bodong sudah tepat," lanjutnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat harus selalu berhati-hati dalam memilih tujuan investasinya. Masyarakat juga harus kenali badan usaha maupun aspek hukum dari perusahaan investasi tersebut.

"Perusahaan itu juga apakah ada izin dari OJK atau tidak. OJK juga pasti menggandeng semua lembaga keuangan yang berada dibawahnya untuk intensif dalam menyampaikan informasi yang lebih baik," tutup Wayan. (Zuhdy)


Akses Senuju.com Via Mobile m.senuju.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER