Riau Waspada Banjir, Korban Hanyut di Pelalawan Cukup Jadi Pengalaman

Riau Waspada Banjir, Korban Hanyut di Pelalawan Cukup Jadi Pengalaman

Redaksi | Jumat, 03 Maret 2017 - 08:49:23 WIB
Dibaca: 217 kali 

PEKANBARU, SENUJU.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau memperingatkan masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul tingginya curah hujan akhir-akhir ini.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan, pihaknya sudah membuka beberapa posko di sejumlah wilayah yang rawan banjir. Edwar memastikan, sejauh ini kondisi banjir masih belum terlalu mengkhawatirkan.

Kendati demikian, dengan kondisi cuaca yang sering mengalami hujan akhir-akhir ini dikhawatirkan akan memperburuk situasi dibeberapa daerah, khususnya daerah yang ada di bandataran Sungai Indragiri, Sungai Kuantan, Sungai Kampar dan Sungai Rokan.

"Untuk saat ini kondisi banjir masih siaga tiga. Tapi masyarakat yang berada di bantaran sungai untuk tetap waspada, jangan sampai korban hanyut di Pelalawan terulang," ungkapnya.

Dijelaskan Edwar, Empat daerah yang perlu meningkat kewaspadaan antara lain Kabupaten Kampar, Rohul, Pelalawan dan Inhu.

"Khusus untuk Rohul dan Kampar yang dikhawatirkan adalah curah hujan dari Sumbar. Jika Sumbar terus diguyur hujan, maka volume air ke sungai kampar dan rohul akan meningkat, seperti tahun lalu di Rohul dan Kampar banjir karena curah hujan di Sumbar tinggi," jelasnya.

Disisi lain, Edwar mengaku terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun pekanbaru dan pengelola PLTA Koto Panjang.

"BMKG terus kita koordinasi, untuk mengetahui potensi hujan. Begitu juga pengelola PLTA, kita terus komunikasi terkait pintu air. Saat ini memang ada peningkatan debit air, tapi belum dibuka. Kalau naik dua centimeter lagi, barulah pintu air PLTA dibuka," cetusnya.(mc)


Akses Senuju.com Via Mobile m.senuju.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER