Pengeboran Air Bersih di Sungai Laut, Kades: Alhamdulillah, Ini Rahmat Bagi Kami

Program DMIJ

Pengeboran Air Bersih di Sungai Laut, Kades: Alhamdulillah, Ini Rahmat Bagi Kami

Redaksi | Rabu, 14 Desember 2016 - 12:48:41 WIB
Dibaca: 450 kali 

SUNGAI LAUT, SENUJU.COM - Tak kepalang senangnya hati Baharuddin, Pj Kepala Desa (Kades) Sungai Laut, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, saat menerima laporan anggotanya. Proyek pengeboran air bersih dari anggaran Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang dilaksanakan oleh desanya, sukses besar.

Seperti yang diceritakannya, air yang keluar dari sumur bor tersebut sangat bersih. Berbeda dengan sebagian besar kawasan di Inhil yang memang terkenal susah mendapatkan air bersih. Saking susahnya, banyak masyarakat Inhil yang memanfaatkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari dengan cara menampungnya di drum-drum besar setiap rumah.

"Alhamdulillah, ini adalah rahmat bagi kami. Kebetulan pada waktu mencari titik tempat pengeboran, masyarakat sepakat letaknya di dekat masjid. Setelah di bor alhamdulillah mata airnya langsung dapat dan bahkan langsung bersih," ucapnya saat dijumpai wartawan di ruang kerjanya pekan lalu.

Proyek pengeboran air bersih tersebut, sambung Baharuddin, bermula pada musyawarah desa untuk pembuatan APBDes 2016 awal tahun lalu. Susahnya mayarakat mendapatkan air bersih di desa yang dipimpinnya tersebut, katanya, membuat seluruh perangkat desa sepakat tahun ini menganggarkan proyek pengadaan air bersih lengkap dengan tower airnya berukuran 1,5x4 meter.

"Kami anggarkan tidak besar, cuma Rp 67 jutaan. Tapi karena pengerjaannya swadaya, dengan dana segitu kami bisa membuat kedalamannya mencapai 35 batang pipa atau sekitar 180 meter. Dan inilah yang namanya berkah, sebab air yang keluar selain bersih juga keluar dengan sendirinya tanpa memerlukan bantuan pompa air, persis seperti sumur artesis," katanya bersyukur.

Saat ini, terang pria yang akrab disapa Udin itu, pihaknya berencana untuk membawa sampel air tersebut ke laboratorium Badan Lingkungan Hidup Pemkab Inhil. Jikalau memang layak, ujarnya, Pemerintah Desa Sungai Laut nantinya akan berupaya untuk mendirikan bangunan untuk penyulingan dan pengemasan. Tapi sebelum itu, paparnya pula, target pertamanya saat ini dapat mengaliri 500-an rumah warga yang ada di desa yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

"Jadi kami berharap ini bisa menjadi Pendapatan Asli Desa melalui Badan Usaha Milik Desa yang akan kami kelola nantinya. Sebelum itu tentu kita akan bentuk dulu Panitia Pengelolaan Air Bersih yang juga dapat memberdayakan masyarakat kita pula. Dengan ini tentunya lapangan kerja juga terbuka," imbuhnya.

Sementara itu, selain pembangunan sumur bor dan tower airnya, diungkapkan Baharuddin bahwa tahun ini desanya juga membangun 3 paket jerambah beton dengan total panjang 360 meter dan lebar rata-rata 2 meter. Selain itu, paparnya, turut pula dibangun 1 unit kantor desa dan 1 unit pos keamanan terpadu. Menurutnya, sejak Program DMIJ diluncurkan Pemkab Inhil di bawah kepemimpinan Bupati H M Wardan, berbagai pembangunan yang diimpi-impikan masyarakat satu per satu mulai terwujud.

"2014 Pak Wardan luncurkan DMIJ. Berbagai program pembangunan yang sebelumnya boleh dikata tak pernah sampai kesini sejak itu mulai satu per satu terwujud. Kemudian 2015 datang pula kebijakan pusat yang turut membangun desa membuat harapan kami semakin besar. Intinya DMIJ benar-benar bisa menunjang desa, ditambah lagi dana desa lainnya, jadi banyak keinginan masyarakat yang bisa di wujudkan," pungkas pria berdarah Melayu Inhil asli tersebut.(***)


Akses Senuju.com Via Mobile m.senuju.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
BERGABUNG DI SINI
KABAR POPULER