Kejutan Pilkada Riau 2018, Syamsurizal-Zaini Ismail Ditolak dan Tak Diijab Kabul

Kamis, 11 Jan 2018 - 05:24:00 WIB
Dibaca 2986 Kali

PEKANBARU, SENUJU.COM - Ada kejutan di kontestasi politik Pilgub Riau 2018. Kalkulasi maksimal empat pasang calon yang mendaftar diwarnai dengan kedatangan pasangan calon kelima pada hari terakhir pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Rabu (11/1/2018).

Pasangan itu yakni Syamsurizal-Zaini Ismail. Mereka datang ke KPU dengan klaim dukungan dari Partai Gerindra dan PKB. Sementara sebelumnya jelas bahwa dua partai tersebut sudah mengeluarkan SK untuk pasangan Lukman Edy-Hardiyanto.

Pasangan ini datang tengah malam, sekitar 30 menit sebelum masa pendfataran berakhir. Mereka disambut dua komisioner yang masih berada di Kantor KPU, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Situasi itu membuat Kantor KPU Riau kembali ramai. Semua pihak terkait ditelepon agar segera datang dan melakukan verifikasi pendaftaran pasangan kelima ini.

Selanjutnya, sidang digelar proses penerimaan paslon tersebut oleh KPU dan Bawaslu Riau. Pihak KPU Riau akhirnya memutuskan menolak berkas dari Syamsurizal-Zaini. Hal itu dikarenakan paslon tidak didampingi oleh masing-masing partai pengusung.

Ketua KPU Riau, Nurhamin menyampaikan bahwa dalam peraturan partai, tidak boleh mengusung paslon lebih dari satu.

"Kita sudah menerima berkas dari paslon sebelumnya yang mendaftar (LE-Hardianto) diusung partai Gerindra dan PKB. SK dukungan dari DPP sudah ada dan ditandatangani. Juga didampingi oleh partai pengusung," jelas Nurhamin.

Namun Syamsurizal menyanggah pernyataan penolakan KPU. Karena Syamsurizal-Zaini mengaku sudah mendapat dukungan dari Ketua DPP Gerindra, Prabowo dan Ketua DPP PKB, Nurhaimin Iskandar atau Cak Imin.

"Sekitar pukul 22.30 WIB, saya dan Pak Zaini landing di bandara Pekanbaru. Kami langsung ke KPU untuk mendaftar, karena sudah diusung oleh Gerindra dan PKB. Tapi rupanya SK belum ditandatangani. Pas saya di dalam pesawat rupanya Pak Prabowo dan Cak Imin menghubungi, karena Hp mati jadi upaya itu gagal. Saya kroscek ke partai minta kirim alamat email saya. Jadi informasi terakhir Gerindra dan PKB belum memberikan kepastian siapa yang diusung. Jadi tadi katanya ketua DPP Gerindra sudah menghubungi KPU Riau. Makanya saya maju Pilgub ini sama pak Zaini. Tolong pertimbangkan ketua KPU. Tolong beri waktu kami sampai besok siang (hari ini, red) untuk kepastian dari Gerindra dan PKB," cerita Syamsurizal.

Meski demikian, KPU Riau tetap tidak bisa melanjutkan dan meminta permohonan maaf. Karena itu sudah diatur dalam UU KPU nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan.

"Kalau soal waktu sebenarnya sudah habis masa pendaftaran pukul 00.00 WIB. Tapi tugas kami kan melayani. Tapi kalau kita berdebat, ini sudah hampir siang," kata Nurhamin.

Sehingga, berkas Syamsurizal-Zaini tidak bisa diterima dan tak jadi ijab kabul. Karena partai Gerindra dan PKB telah resmi mengusung LE-Hardianto.

Syamsurizal mengaku akan melakukan beberapa langkah soal ditolaknya berkas pencalonan Pilgub oleh KPU Riau. "Ya, kita liat saja nanti," katanya.(ryv)


Editor: Ryan




TAG :
tinggalkan komentar
berita terkait
TELUK KUANTAN - SENUJU.COM : Pesta politik 2019 sudah mulai terasa di kalangan msyarakat, hal ini di perkuat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuantan ...

Bawaslu Temukan 834 Pemilih Ganda di Meranti

Selasa, 11 Sep 2018 - 17:08:00 WIB
SELATPANJANG - SENUJU.COM : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Kepulauan Meranti menemukan adanya kegandaan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU Meranti sebanyak 834 pemilih."Setelah dilihat ...

Polda Riau Lakukan Deklarasi Pemilu 2019 Damai

Selasa, 4 Sep 2018 - 18:57:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM - Mengangkat tema "Pemilu 2019 aman, damai, sejuk dan kondusif", pihak Polda Riau bersama dengan TNI, serta Kejaksaan dan jajaran Pemerintah Provinsi Riau, ...
PEKANBARU, SENUJU.COM-Demi menjaga rasa aman dari ratusan massa yang menolak kedatangan Neno Warisman ke Pekanbaru, sejak tadi siang. Aparat kepolisian tidak memberikan izin untuk keluar ...
PEKANBARU, SENUJU.COM-Pihak kepolisian mengusir masa yang ingin menjemput aktivis #2019GantiPresiden Neno Warisman beserta rombongannya.Masa yang ingin menjemput Neno Warismam terpaksa membubarkan diri. ''Kami meminta agar ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED