Genangan air menutup salah satu jalan di pemukiman warga di Kabupaten Kampar, Riau.

Pemprov Siapkan Logistik untuk Korban Banjir Waduk PLTA Koto Panjang

Selasa, 2 Jan 2018 - 22:17:42 WIB
Dibaca 174 Kali

PEKANBARU, SENUJU.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau segera menyiapkan bantuan logistik untuk korban terdampak banjir di Kabupaten Kampar akibat dibukanya tiga pintu waduk PLTA Koto Panjang.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Riau agar sesegera mungkin menyiapkan bantuan.

"Pak Gubernur sudah memerintahkan agar menyiapkan logistik. Dan itu sudah kita lakukan, logistik sudah kita drop ke kabupaten yang terkena dampak itu. Termasuk penguatan dengan BPBD kabupaten/kota," jelas Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger.

"Khusus bagi masyarakat yang berada di bantaran sungai, kita juga mengimbau agar tetap waspada. Walaupun saat ini masih aman, karena hanya tiga pintu yang dibuka untuk antisipasi saja. Waduk masih normal karena ketinggian air baru di kisaran 80.5 dari siaga 82.5," terang Edwar Sanger.

Sebelumnya, pihak PLTA Koto Panjang, menjelaskan 3 spillway PLTA dibuka dengan posisi elevasi 80.31 mdpl, setinggi 30 Cm. Dibukanya ketiga pintu air PLTA untuk menjaga keseimbangan waduk agar tidak jebol saat menahan debit air yang semakin tinggi.

Manajer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR), Dwi Suryo Abdullah, mengatakan posisi elevasi waduk saat dibuka adalah 80.32 mdpl. Dan Pembukaan pintu 1 dimulai pukul 13.00 WIB. kemudian dilanjutkan pintu 3 lalu kemudian pintu 5.

"Sebenarnya, disign waduk mampu menampung air hingga ketinggian 82 mdpl, namun meski saat ini masih di angka 80,32 mdpl namun pintu waduk tetap dibuka agar agar warga yang bermukim di sisi air merasa aman.

Dijelaskan Dwi Suryo, dengan telah dibukanya spillway PLTA, pihaknya mengimbau warga yang tinggal pinggiran Sungai Kampar maupun yang beraktivitas di sungai untuk berhati-hati dan waspada ketika akan melakukan aktifitas, mengingat curah hujan yang tinggi dan pintu buangan air bendungan dibuka.

"Sebaiknya untuk sementara waktu tidak melakukan aktifitas di sungai atau bantaran sungai Kampar sampai kondisi yang stabil dan aman untuk beraktifitas," tutup Dwi.

 

Editor: Ryan


tinggalkan komentar
berita terkait
PANGKALAN TUJUH, INHIL - SENUJU.COM : Dipimpin langsung Lurah Pangkalan Tujuh, Laksamana Muhammad Ramadhan Fitra, dan Sekretaris Lurah, Ayu, masyarakat gelar gerakan penanaman pohon. Tak ...

3 Heli Tembakkan Bom Air ke Lahan Terbakar Riau

Sabtu, 25 Agu 2018 - 09:41:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM-Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau saat ini mengerahkan 3 heli untuk melakukan pendinginan di lahan sisa kebakaran. Satu orang warga kembali ...
RENGAT, SENUJU.COM-DPRD Indragiri Hulu telah melakukan dengar pendapat terhadap PT Mulia Argo Lestari (MAL) terkait dugaan perambahan hutan lindung Bukit Betabuh menjadi perkebunan kelapa sawit. ...

Semangat Pertama Kapolda Baru Basmi Karhutla di Riau

Kamis, 23 Agu 2018 - 13:59:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM-Brigjen Widodo Eko Prihastopo, yang sebagai Kapolda Riau baru, mengungkapkan, akan bersenegi untuk melawan kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau.''Provinsi Riau ini ...
PASIRPENGARAIAN, SENUJU.COM-Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi di Kabupaten Rokan Hulu Riau terbakar sekitar 20 hektare. Posisi lahan yang terbakar berada di perbukitan menyibukkan petugas pemadam ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED