Ilustrasi, Net.

Arus Lintas Sumbar-Riau Kembali Normal, Warga Diminta Berhati-Hati

Minggu, 31 Des 2017 - 20:26:56 WIB
Dibaca 69 Kali

PEKANBARU, SENUJU.COM - Karena hujan deras dengan didampingi angin yang kencang mengakibatkan banjir di daerah Jalan Lintas Sumatra Barat, Pangkalan Koto Baru, Kabupaten 50 Kota Sumbar, sudah bisa dilalui kendaraan.

Banjir sebelumnya mencapai ketinggian 1,5 meter, dan ada juga bencana tanah longsor di daerah Bandrek House yang sudah di bersihkan pakai alat berat punya pemerintah.

Hal tersebut langsung dikatakan oleh Kapolsek Pangkalan 50 Kota, Iptu Abdul Kadir Jailani kepada Senuju.com yang dikonfirmasi melalui telpon, Ahad (31/12/2017) sore. Diungkapkannya sejak malam tadi air mulai surut dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan.

"Pihak kami dari kepolisian sudah berkordinasi dengan pihak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, agar membuka pintu air suapaya bisa mengurangi banjir," kata Abdul.

"Jadi masyarakat dimintai untuk bersiap-siap mengungsi ke tempat yang lebih aman dari jangkauan banjir dan longsor apabila air kembali naik dengan cuaca seperti ini. Mengenai antisipasinya, kita sudah kordinasi ke PLTA agar pintu air segera dibuka agar tidak terjadi banjir saat hujan deras," terang Abdul. 

Selain itu juga, Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) setempat saat berlangsungnya terjadi longsor langsung menurunkan alat beratnya untuk menanggulangi tanah longsor yang menutupi jalan lintas Sumbar-Riau. Ditambahkan Abdul, untuk korban jiwa tidak ditemukan. 

"Kita sudah kordinasi dengan pihak BPBD dan Pekerjaan Umum (PU) setempat terkait strerilkan lokasi longsor dan banjir dengan menggunakan alat berat. Untuk korban jiwa saat ini tidak ada ditemui," tambah Abdul. 

Abdul juga menghimbauan kepada masyarakat lebih bijak memilih jalur dan memantau perkembangan informasi jalur agar tidak terjebak macet. Warga juga agar menghindari daerah-daerah yang tinggi dan menjauhi daerah pinggiran sungai. Kemudian bagi pengendara umum lainnya agar dapat lebih berhati-hati melalui jalan yang rawan longsor. 

"Kita juga sudah memberikan spanduk himbauan yang dipasang di tempat-tempat rawan banjir dan tanah longsor. Masyarakat juga diminta untuk menghindari tempat-tempat ketinggian dan pinggiran sungai. Lebih pandai mencari informasi perkembangan arus lintas agar tidak kejebak macet. Apalagi saat ini sudah musim penghujan yang berkepanjangan," harap Abdul. 

Sebelumnya, akibat hujan deras yang Jorong Sopang Nagari Pangkalan, Sabtu (30/12/2017) pagi mendadak banjir dengan ketinggian 1,5 meter dibarengi tanah longsor yang mengharuskan arus lalu lintas lumpuh total.


Laporan: Mawan
Editor: Redaksi




TAG :
tinggalkan komentar
berita terkait

SELATPANJANG, SENUJU.COM - Pergerakan dan aksi nyata terus dilakukan relawan Mitra VJ dan YSPM demi terciptanya masyarakat Meranti yang sehat. Salah satunya dengan melakukan pertemuan ...

Duh, Dua Desa di Meranti Ini Terancam 'Hilang'

Sabtu, 13 Jan 2018 - 10:05:00 WIB

SELATPANJANG, SENUJU.COM - Intensitas angin serta gelombang yang tinggi beberapa waktu belakangan membuat warga yang berada di sekitar perairan was-was. Hal ini terlihat seperi di ...

PEKANBARU, SENUJU.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau segera menyiapkan bantuan logistik untuk korban terdampak banjir di Kabupaten Kampar akibat dibukanya tiga pintu ...

KAMPAR, SENUJU.COM - Selasa (2/1/2018), sehubungan tingginya curah hujan di kawasan hulu Waduk PLTA Koto Panjang beberapa hari terakhir telah berdampak pada naiknya permukaan air ...

Diprediksi, Hujan Masih 'Awet' di Riau

Selasa, 26 Des 2017 - 09:23:12 WIB

PEKANBARU, SENUJU.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru kembali merilis kondisi cuaca di wilayah Riau untuk hari ini, Selasa (26/12/2017). Seperti kemarin, ...


KABAR TERKINI

bergabung disini
KABAR POPULER