Ilustrasi, Net.

Arus Lintas Sumbar-Riau Kembali Normal, Warga Diminta Berhati-Hati

Minggu, 31 Des 2017 - 20:26:56 WIB
Dibaca 204 Kali

PEKANBARU, SENUJU.COM - Karena hujan deras dengan didampingi angin yang kencang mengakibatkan banjir di daerah Jalan Lintas Sumatra Barat, Pangkalan Koto Baru, Kabupaten 50 Kota Sumbar, sudah bisa dilalui kendaraan.

Banjir sebelumnya mencapai ketinggian 1,5 meter, dan ada juga bencana tanah longsor di daerah Bandrek House yang sudah di bersihkan pakai alat berat punya pemerintah.

Hal tersebut langsung dikatakan oleh Kapolsek Pangkalan 50 Kota, Iptu Abdul Kadir Jailani kepada Senuju.com yang dikonfirmasi melalui telpon, Ahad (31/12/2017) sore. Diungkapkannya sejak malam tadi air mulai surut dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan.

"Pihak kami dari kepolisian sudah berkordinasi dengan pihak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, agar membuka pintu air suapaya bisa mengurangi banjir," kata Abdul.

"Jadi masyarakat dimintai untuk bersiap-siap mengungsi ke tempat yang lebih aman dari jangkauan banjir dan longsor apabila air kembali naik dengan cuaca seperti ini. Mengenai antisipasinya, kita sudah kordinasi ke PLTA agar pintu air segera dibuka agar tidak terjadi banjir saat hujan deras," terang Abdul. 

Selain itu juga, Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) setempat saat berlangsungnya terjadi longsor langsung menurunkan alat beratnya untuk menanggulangi tanah longsor yang menutupi jalan lintas Sumbar-Riau. Ditambahkan Abdul, untuk korban jiwa tidak ditemukan. 

"Kita sudah kordinasi dengan pihak BPBD dan Pekerjaan Umum (PU) setempat terkait strerilkan lokasi longsor dan banjir dengan menggunakan alat berat. Untuk korban jiwa saat ini tidak ada ditemui," tambah Abdul. 

Abdul juga menghimbauan kepada masyarakat lebih bijak memilih jalur dan memantau perkembangan informasi jalur agar tidak terjebak macet. Warga juga agar menghindari daerah-daerah yang tinggi dan menjauhi daerah pinggiran sungai. Kemudian bagi pengendara umum lainnya agar dapat lebih berhati-hati melalui jalan yang rawan longsor. 

"Kita juga sudah memberikan spanduk himbauan yang dipasang di tempat-tempat rawan banjir dan tanah longsor. Masyarakat juga diminta untuk menghindari tempat-tempat ketinggian dan pinggiran sungai. Lebih pandai mencari informasi perkembangan arus lintas agar tidak kejebak macet. Apalagi saat ini sudah musim penghujan yang berkepanjangan," harap Abdul. 

Sebelumnya, akibat hujan deras yang Jorong Sopang Nagari Pangkalan, Sabtu (30/12/2017) pagi mendadak banjir dengan ketinggian 1,5 meter dibarengi tanah longsor yang mengharuskan arus lalu lintas lumpuh total.


Laporan: Mawan
Editor: Redaksi


tinggalkan komentar
berita terkait
TELUK KUANTAN, SENUJU.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi DR.Dianto Mampanini,SE.MT menyerahkan bantuan banjir yang kedua secara simbolis bertempat di Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan ...
KUANSING, Senuju.com- Bupati Kuansing, Drs H Mursini,MSi akhirnya mencabut laporannya di kepolisian atas penghinaan seorang pemuda, pemilik akun facebook Wandy Juo Nye kepada dirinya. Pemilik Akun Wandy ...
TELUK KUANTAN, SENUJU. COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuansing, Dr Dianto Mampanini SE MT meminta kepada seluruh Organinsasi Perangkat Daerah (OPD) supaya mempunyai data ...
INHIL, Senuju.com - Berbagai musibah dan bencana alam yang terjadi beberapa waktu belakangan ini di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), hendaknya diambil hikmahnya dan dapat dijadikan pembelajaran ...
INHIL, Senuju.com -Wakil Bupati Indragiri Hilir H Syamsuddin Uti memberikan bantuan kepada para korban angin puting beliung yang memporak porandakan rumah masyarakat yang berada di ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED