Ilustrasi, Net.

Arus Lintas Sumbar-Riau Kembali Normal, Warga Diminta Berhati-Hati

Minggu, 31 Des 2017 - 20:26:56 WIB
Dibaca 178 Kali

PEKANBARU, SENUJU.COM - Karena hujan deras dengan didampingi angin yang kencang mengakibatkan banjir di daerah Jalan Lintas Sumatra Barat, Pangkalan Koto Baru, Kabupaten 50 Kota Sumbar, sudah bisa dilalui kendaraan.

Banjir sebelumnya mencapai ketinggian 1,5 meter, dan ada juga bencana tanah longsor di daerah Bandrek House yang sudah di bersihkan pakai alat berat punya pemerintah.

Hal tersebut langsung dikatakan oleh Kapolsek Pangkalan 50 Kota, Iptu Abdul Kadir Jailani kepada Senuju.com yang dikonfirmasi melalui telpon, Ahad (31/12/2017) sore. Diungkapkannya sejak malam tadi air mulai surut dan sudah bisa dilalui oleh kendaraan.

"Pihak kami dari kepolisian sudah berkordinasi dengan pihak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, agar membuka pintu air suapaya bisa mengurangi banjir," kata Abdul.

"Jadi masyarakat dimintai untuk bersiap-siap mengungsi ke tempat yang lebih aman dari jangkauan banjir dan longsor apabila air kembali naik dengan cuaca seperti ini. Mengenai antisipasinya, kita sudah kordinasi ke PLTA agar pintu air segera dibuka agar tidak terjadi banjir saat hujan deras," terang Abdul. 

Selain itu juga, Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) setempat saat berlangsungnya terjadi longsor langsung menurunkan alat beratnya untuk menanggulangi tanah longsor yang menutupi jalan lintas Sumbar-Riau. Ditambahkan Abdul, untuk korban jiwa tidak ditemukan. 

"Kita sudah kordinasi dengan pihak BPBD dan Pekerjaan Umum (PU) setempat terkait strerilkan lokasi longsor dan banjir dengan menggunakan alat berat. Untuk korban jiwa saat ini tidak ada ditemui," tambah Abdul. 

Abdul juga menghimbauan kepada masyarakat lebih bijak memilih jalur dan memantau perkembangan informasi jalur agar tidak terjebak macet. Warga juga agar menghindari daerah-daerah yang tinggi dan menjauhi daerah pinggiran sungai. Kemudian bagi pengendara umum lainnya agar dapat lebih berhati-hati melalui jalan yang rawan longsor. 

"Kita juga sudah memberikan spanduk himbauan yang dipasang di tempat-tempat rawan banjir dan tanah longsor. Masyarakat juga diminta untuk menghindari tempat-tempat ketinggian dan pinggiran sungai. Lebih pandai mencari informasi perkembangan arus lintas agar tidak kejebak macet. Apalagi saat ini sudah musim penghujan yang berkepanjangan," harap Abdul. 

Sebelumnya, akibat hujan deras yang Jorong Sopang Nagari Pangkalan, Sabtu (30/12/2017) pagi mendadak banjir dengan ketinggian 1,5 meter dibarengi tanah longsor yang mengharuskan arus lalu lintas lumpuh total.


Laporan: Mawan
Editor: Redaksi


tinggalkan komentar
berita terkait
PANGKALAN TUJUH, INHIL - SENUJU.COM : Dipimpin langsung Lurah Pangkalan Tujuh, Laksamana Muhammad Ramadhan Fitra, dan Sekretaris Lurah, Ayu, masyarakat gelar gerakan penanaman pohon. Tak ...

3 Heli Tembakkan Bom Air ke Lahan Terbakar Riau

Sabtu, 25 Agu 2018 - 09:41:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM-Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau saat ini mengerahkan 3 heli untuk melakukan pendinginan di lahan sisa kebakaran. Satu orang warga kembali ...
RENGAT, SENUJU.COM-DPRD Indragiri Hulu telah melakukan dengar pendapat terhadap PT Mulia Argo Lestari (MAL) terkait dugaan perambahan hutan lindung Bukit Betabuh menjadi perkebunan kelapa sawit. ...

Semangat Pertama Kapolda Baru Basmi Karhutla di Riau

Kamis, 23 Agu 2018 - 13:59:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM-Brigjen Widodo Eko Prihastopo, yang sebagai Kapolda Riau baru, mengungkapkan, akan bersenegi untuk melawan kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau.''Provinsi Riau ini ...
PASIRPENGARAIAN, SENUJU.COM-Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi di Kabupaten Rokan Hulu Riau terbakar sekitar 20 hektare. Posisi lahan yang terbakar berada di perbukitan menyibukkan petugas pemadam ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED