Tujuh Warga Bengkalis Meninggal Akibat HIV/AIDS

Kamis, 28 Des 2017 - 13:00:17 WIB
Dibaca 73 Kali

BENGKALIS, SENUJU.COM - Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mencatat ada sebanyak tujuh orang warga Bengkalis yang meninggal dunia akibat HIV/AIDS selama tahun 2017.

Sekretaris KPA Kabupaten Bengkalis Ismail Mahyudin menyebutkan bahwa, angka kematian akibat HIV/AIDS itu berdasar data yang didapat pihaknya dari sejumlah sumber.

"Khusus tahun 2017 ini, ada tujuh orang meninggal, Bengkalis satu orang dan Mandau enam orang, seluruhnya laki-laki," kata Ismail Mahyudin.

Dia mengatakan, kasus HIV/AIDS di daerah itu cenderung meningkat.

"Penyakit ini, seperti fenomena gunung es, 100 orang misalnya yang tidak terdata, menyebar ke orang yang tidak kita ketahui, terlebih lagi penderita tertutup tidak mau berkonsultasi," katanya.

Guna menekan angka HIV/AIDS terus meningkat, KPA berencana akan gencar melakukan sosialisasi tahun 2018 mendatang.

Selain itu, KPA juga akan membentuk relawan di setiap desa untuk menekan angka penderita HIV ini.

Dia menjelaskan, tercatat penderita disetiap kecamatan diantaranya Kecamatan Mandau yang penderitanha terbanyak dari kecamatan lainnya yakni 27 orang, Kecamatan Pinggir 9 orang, Rupat Utara 8 orang, Bengkalis 6 orang, Rupat 4 orang dan sumber lain 7 orang. Sementara tiga kecamatan lain Bantan, Bukit Batu dan Siak Kecil nihil. 

"Jumlah kasus HIV dan Aids itu dari tahun 2010 sampai 2017 tercatat 470 orang, 57 diantaranya meninggal dunia," katanya.(ant)

Tujuh Warga Bengkalis Meninggal Akibat HIV/AIDS


BENGKALIS, SENUJU.COM - Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, mencatat ada sebanyak tujuh orang warga Bengkalis yang meninggal dunia akibat HIV/AIDS selama tahun 2017.

Sekretaris KPA Kabupaten Bengkalis Ismail Mahyudin menyebutkan bahwa, angka kematian akibat HIV/AIDS itu berdasar data yang didapat pihaknya dari sejumlah sumber.

"Khusus tahun 2017 ini, ada tujuh orang meninggal, Bengkalis satu orang dan Mandau enam orang, seluruhnya laki-laki," kata Ismail Mahyudin.

Dia mengatakan, kasus HIV/AIDS di daerah itu cenderung meningkat.

"Penyakit ini, seperti fenomena gunung es, 100 orang misalnya yang tidak terdata, menyebar ke orang yang tidak kita ketahui, terlebih lagi penderita tertutup tidak mau berkonsultasi," katanya.

Guna menekan angka HIV/AIDS terus meningkat, KPA berencana akan gencar melakukan sosialisasi tahun 2018 mendatang.

Selain itu, KPA juga akan membentuk relawan di setiap desa untuk menekan angka penderita HIV ini.

Dia menjelaskan, tercatat penderita disetiap kecamatan diantaranya Kecamatan Mandau yang penderitanha terbanyak dari kecamatan lainnya yakni 27 orang, Kecamatan Pinggir 9 orang, Rupat Utara 8 orang, Bengkalis 6 orang, Rupat 4 orang dan sumber lain 7 orang. Sementara tiga kecamatan lain Bantan, Bukit Batu dan Siak Kecil nihil. 

"Jumlah kasus HIV dan Aids itu dari tahun 2010 sampai 2017 tercatat 470 orang, 57 diantaranya meninggal dunia," katanya.(ant)


Editor: Ryan




TAG :
tinggalkan komentar
berita terkait

SIAK, SENUJU.COM - Seorang balita perempuan di Kampung Empang Baru, Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, berusia satu tahun bernama Akifa Naila terlahir dengan keadaan jantung ...

Andi Rachman: Tak Ada Kendala Selama Pemeriksaan

Sabtu, 13 Jan 2018 - 13:01:00 WIB

PEKANBARU, SENUJU.COM - Akhirnya tes pemeriksaan kesehatan terhadap Pasangan Calon (Paslon) Gunernur dan Wakil Gubernur Riau selesai, di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Sabtu (13/1/2018) pagi ...

PEKANBARU, SENUJU.COM - Empat Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau untuk periode 2019-2024, melakukan beberapa tes pemeriksaan kesehatan pada Sabtu (13/1/2018). Pemeriksaan dimulai dari ...

PEKANBARU, SENUJU.COM - Keempat pasang bakal calon Gubernur dan wakil Gubernur Riau, sudah selesai melakukan tes Psikologis yang berlangsung di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, di ...

PEKANBARU, SENUJU.COM - Semua Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2019-2024, melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUD Arifin Achmad di Jalan Diponegoro Pekanbaru, ...


KABAR TERKINI

bergabung disini
KABAR POPULER