Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger memaparkan langkah-langkah antisipasi Karhutla.

Indonesia Tuan Rumah ASEAN Games, Riau dan Dua Provinsi di Sumatera Dapat Pesan Khusus

Selasa, 19 Des 2017 - 19:19:27 WIB
Dibaca 430 Kali

JAKARTA, SENUJU.COM - Pemerintah Pusat mengapresiasi tiga provinsi di Pulau Sumatera atas langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Ketiga daerah itu antara lain Provinsi Riau, Jambi dan Sumatera Selatan.

Berdasarkan data, tiga provinsi ini menjadi 'langganan' terjadinya kebakaran lahan. Kebakaran itu sendiri menyebabkan kabut asap hingga ke provinsi bahkan negara tetangga.

Namun sejak 2016 hingga 2017, ketiga daerah, terkhusus Provinsi Riau 'meredam' kekhawatiran yang sudah berlangsung belasan tahun tersebut.

Dua tahun berturut-turut Riau bisa dibilang tanpa asap dan tanpa kebakaran lahan yang besar. "Empat menteri mengapresiasi langkah kita ini," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mewakili Gubernur Riau usai Rapat Evaluasi Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2017 di Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Keempat Menteri yang hadir diantaranya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menko Perekonomian Darmin Nasution serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

"Kita paparkan langkah-langkah yang sudah dilakukan. Juga kita sampaikan langkah antisipasi di tahun 2018. Ada beberapa masukan dari masing-masing menteri," kata Edwar.

Salah satunya mengimbau kepada seluruh daerah yang rawan terjadinya kebakaran lahan untuk menetapkan status siaga lebih awal. Ditambah Negara Republik Indonesia akan menjadi tuan rumah iven multi internasional ASEAN Games.

Iven itu akan berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan. Sementara provinsi ini merupakan salah satu daerah 'penyumbang' kebakaran lahan.

"Ini yang diminta untuk antisipasi, salah satunya menetapkan siaga lebih awal. Kita (Riau, red) juga sudah duduk bersama dengan Jambi dan Sumsel untuk melakukan koordinasi secara berkala," jelas Edwar.

Selanjutnya, ketiga daerah akan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk memprediksi kapan musim kemarau datang.

"Rencana kita sepakat menetapkan Status Siaga serentak nantinya. Sebelum musim hujan berakhir, kita akan menetapkan siaga. Itu langkah antisipasi awal yang diinginkan Pusat," jelas Edwar Sanger.


Penulis: Ryan
Editor: Ryan


tinggalkan komentar
berita terkait
PEKANBARU, SENUJU.COM-Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau terus meluas. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru pagi mendeteksi ada 121 hotspot yang tersebar di ...
PEKANBARU, SENUJU.COM-Menjelang perhelatan Asian Games, kebakaran hutan dan lahan di Riau kembali terjadi. Dalam beberapa hari belakangan, titik api terpantau terus terjadi.Hari ini (kemarin-Red) ada ...

65 Titik Panas Terdektesi di Daerah Riau

Senin, 13 Agu 2018 - 18:26:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, mengatakan ada 65 titik panas yang terdektesi di wilayah Provinsi Riau.Hal tersebut terpantau oleh BMKG melalui ...
PEKANBARU, SENUJU.COM-Sebanyak empat unit helikopter diterbangkan oleh tim satuan tugas Kebakaran Lahan dan Hutan (Satgas Karhutla) Provinsi Riau, ketempat titip api yang tersebar di Riau, ...

Masih Ada 55 Titik Hot Spot di Riau

Minggu, 12 Agu 2018 - 21:31:00 WIB
PEKANBARU, SENUJU.COM-Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, mengatakan ada 120 titik hot spot di Sumatera, dan paling banyak ...

KABAR TERKINI


bergabung disini
KABAR POPULER
© 2017 SENUJU.COM - ALL RIGHTS RESERVED